Minggu, 04 Agustus 2013

Undangan Pernikahan Etnik

undangan pernikahan
Undangan pernikahan : Kata etnik berasal dari bahasa Yunani ethnos yang berarti bangsa atau orang atau acapkali diartikan sebagai setiap kelompok social yang ditentukan oleh ras, adat istiadat, bahasa, nilai dan norma budaya yang mengindikasikan adanya kenyataan kelompok yang minoritas dan mayoritas dalam suatu masyarakat. Memilih tema etnik sebagai tema yang akan digunakan dalam rangkaian pernak - pernik acara pesta pernikahan menjadi pilihan yang bagus, sebab tema etnik menjadi berkesan klasik dan elegan.

Pernak - pernik yang saling mendukung dan penting tersebut adalah : undangan pernikahan etnik, busana dan rias pengantin, dekorasi etnik, menu hidangan, suvenir etnik dan buku tamu etnik.


Sekarang tinggal menentukan etnik atau adat daerah mana yang ingin digunakan sebagai temanya. Jika kedua calon mempelai berasal dari satu suku yang sama maka keputusan mudah diambil, jika berbeda bisa menggunakan salah satu atau gabungan dari keduanya. Atau jika tidak menggunakan adat dari keduanya, tetapi ingin menggunakan adat daerah lain karena ada nilai nostalgia didalamnyapun menjadi sah - sah saja.

Desain undangan pernikahan etnik jawa bisa menggunakan ornamen batik atau wayang,


Sedangkan pada etnik bali ada pada kombinasi warna dan lukisan khasnya begitu pula dengan etnik daerah lainnya menggunakan ciri khas daerahnya sehingga kesan etnik akan muncul dalam hasil cetak undangan tersebut.

Undangan pernikahan yang dibuat satu rangkaian dengan desain interior atau dekorasi ruangan dan pelaminan serta busana - tata rias dan suvenirnya, menggunakan warna yang senada ataupun tema yang sama sehingga kesan dinamis, klasik, cantik elegan meskipun sederhana tetapi serasi dilihat dan bisa dinikmati semua yang hadir.

Jangan lupa selain undangan pernikahan etnik untuk benar - benar memilih dan mempersiapkan menu hidangan yang juga mencirikan keetnikan yang akan disajikan, sebab penilaian utama dari tamu terletak pada hidangannya. Tidak terlalu mewah atau berlebihan, utamakan rasa serta penyajiannnya dan yang penting juga adalah jumlah porsinya. Jangan sampai tamu yang hadir belakangan kecewa karena hidangan yang ada sudah habis, atur penyajian dengan berselang - seling dan diatur waktunya sehingga sampai acara selesai masih ada hidangan buat keluarga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar